Mantab...Seluruh Sasaran TMMD Reguler Sidorejo Berhasil diselesaikan Kodim 0731 bersama Warga
May 21, 2026
Jogjaprima - Seluruh sasaran pembangunan dalam program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, sepenuhnya selesai dikerjakan. Selama hampir satu bulan sejak dimulai pada 22 April 2026, Satgas TMMD bersama masyarakat bahu membahu menyelesaikan berbagai infrastruktur dan program non-fisik.
Dandim 0731/Kulon Progo sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, menegaskan, pencapaian ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat.
"Penutupan dijadwalkan berakhir pada 21 Mei 2026. Namun sebelum penutupan, seluruh sasaran telah tuntas diselesaikan," tutur Dandim, Rabu 20 Mei 2026.
Dalam pelaksanaan TMMD Reguler 128 ini, Satgas berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran fisik utama, yang meliputi :
1. Rabat Beton Jalan: Sepanjang 1.200 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 0,12 meter yang tersebar di tiga titik, yakni Padukuhan Senden (500 meter), Padukuhan Karang (100 meter), dan Padukuhan Jurug (600 meter).
Talud Jalan: Pembuatan talud sepanjang 175 meter dengan lebar 1,9 meter dan tebal 0,35 meter di Padukuhan Kwarakan.
2. Rehabilitasi 2 unit masjid yang berlokasi di Padukuhan Kwarakan dan Padukuhan Senden.
3. Pembuatan 2 unit prasasti di Padukuhan Jurug dan Senden sebagai simbol kemanunggalan TNI-Rakyat.
Selain sasaran utama, TMMD Reguler 128 juga merealisasikan Program Unggulan TNI AD untuk meningkatkan taraf hidup warga, di antaranya:
1. Pembangunan RTLH/ALADIN (10 Unit): Ditujukan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni milik warga, antara lain Bapak Karnadi (Senden), Ibu Waginem (Tubin), Bapak Tupon (Diran), Bapak Affan (Jurug), Bapak Suparman (Jekeling), Bapak Poniman (Gerjen), Ibu Parni (Getan), Bapak Poniran (Sapon), Bapak Tumar (Jurug), dan Ibu Lasinem (Kwarakan).
2. Fasilitas MCK (5 Unit): Dibangun di kediaman Bapak Rismadi (Senden), Bapak Eko Purwanta (Kwarakan), Ibu Wakiyem (Senden), Bapak Poniman (Gerjen), dan Ibu Sumijem (Jurug).
3. Sumur Bor (5 Unit): Dialokasikan di Padukuhan Jurug dan Diran untuk kebutuhan harian warga; di Padukuhan Kwarakan untuk Masjid Baiturrahman dan irigasi sawah, dua unit di Padukuhan Senden untuk warga dan Masjid Al-Ma'ruf.
Dandim menambahkan, antusiasme warga dalam bergotong-royong memicu pencapaian melebihi target perencanaan di beberapa titik pengerjaan.
Pada program talud jalan di Padukuhan Kwarakan, volume pengerjaan berhasil mencapai 235 meter (over prestasi 60 meter dari rencana 175 meter). Sementara untuk rabat beton, wilayah Padukuhan Jurug mencatatkan hasil 613 meter (over 15 meter) dan Padukuhan Senden mencapai 547 meter (over 47 meter).
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, program TMMD Reguler 128 juga menyentuh aspek pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai sosialisasi dan penyuluhan normatif. Sejumlaj materi yang disampaikan kepada masyarakat meliputi wawasan kebangsaan (Wasbang) dan bela negara, pencegahan narkoba, kamtibmas, ketertiban hukum dan cegah klitih, hingga pengelolaan sampah lingkungan.
Di sektor lain yakni kesehatan dan peternakan, warga juga dibekali penyuluhan pencegahan penyakit LSD (Lumpy Skin Disease) dan Antraks pada hewan ternak, penanganan penyakit TBC dan Leptospirosis, serta manajemen penanggulangan bencana alam.
"Kami harap ini dapat memperluas wawasan serta menambah ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat," jelasnya.
Dyan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, didukung oleh peralatan yang memadai serta faktor cuaca yang kondusif selama masa pengerjaan.
"Hasil pembangunan ini kemudian akan diserahkan kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.